Peta sebaran startup di Indonesia menunjukkan dominasi yang kuat oleh Jakarta, menampung lebih dari 650 perusahaan rintisan berdasarkan data Tech in Asia.
Di luar Jakarta, wilayah seperti Jawa Barat, Banten, dan Jawa Timur menjadi kantong pertumbuhan penting dengan jumlah startup yang relatif signifikan, meski masih terpaut jauh dibandingkan ibu kota.
Data ini juga memperlihatkan keberadaan sejumlah startup Indonesia yang beroperasi atau memiliki entitas di luar negeri, termasuk di Singapura, Amerika Serikat, India, dan Jepang. Fenomena ini mencerminkan strategi ekspansi global serta kebutuhan untuk terhubung dengan ekosistem internasional yang lebih matang, baik untuk memperoleh pendanaan, memperluas akses pasar, maupun memperkuat daya saing di ranah global.
Adapun, secara global, Startup Ranking per November 2025 mencatat Indonesia menempati peringkat ke-6 dunia sebagai negara dengan jumlah startup terbanyak, yaitu mencapai 3.161 startup aktif.
Capaian ini menempatkan Indonesia di atas beberapa negara maju seperti Singapura, Jerman, dan Prancis, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam lanskap ekonomi digital global.



